China Open 2026 – menjadi ajang yang penuh tantangan bagi para wakil Indonesia. Dari empat wakil yang tampil pada babak perempat final, hanya pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang berhasil mempertahankan asa Merah Putih. Sementara itu, tiga wakil lainnya harus mengakhiri perjalanan setelah gagal melewati hadangan lawan masing-masing.

Keberhasilan Fajar/Fikri menembus semifinal sekaligus menjaga peluang Indonesia untuk membawa pulang gelar dari turnamen bergengsi level Super 1000 tersebut. Hasil ini juga menjadi modal penting bagi keduanya setelah menunjukkan performa yang konsisten sepanjang pertandingan.

Fajar/Fikri Tampil Dominan dan Amankan Tiket Semifinal

Pasangan Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri tampil meyakinkan saat menghadapi ganda putra Korea Selatan, Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju, pada babak delapan besar China Open 2026. Bertanding di Olympic Sports Centre Gymnasium, Changzhou, Jumat (24/7/2026) malam WIB, keduanya mampu menguasai jalannya pertandingan sejak awal.

Fajar/Fikri berhasil menutup laga dalam dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-13. Permainan cepat, koordinasi yang solid, serta efektivitas serangan menjadi faktor utama yang membuat pasangan Indonesia mampu mengendalikan pertandingan.

Selain tampil disiplin dalam bertahan, keduanya juga mampu memanfaatkan setiap peluang untuk menambah angka. Alhasil, pasangan Korea Selatan kesulitan mengembangkan permainan hingga pertandingan berakhir dalam waktu relatif singkat.

Keberhasilan ini memastikan langkah Fajar/Fikri menuju babak semifinal sekaligus menjadikan mereka satu-satunya wakil Indonesia yang masih bertahan di China Open 2026.

Tantangan Berat Menanti di Babak Semifinal

Usai memastikan tempat di empat besar, Fajar/Fikri di jadwalkan menghadapi pasangan tuan rumah, Liang Wei Keng/Wang Chang. Pertemuan tersebut di prediksi berlangsung sengit mengingat kedua pasangan memiliki kualitas yang sama-sama mumpuni.

Laga ini juga menghadirkan kenangan tersendiri bagi Fajar/Fikri. Pada edisi China Open 2025, kedua pasangan pernah bertemu di semifinal. Saat itu, Fajar/Fikri sukses menyingkirkan Liang/Wang sebelum akhirnya keluar sebagai juara turnamen.

Catatan positif tersebut tentu menjadi suntikan motivasi. Meski demikian, menghadapi pasangan tuan rumah di hadapan publik sendiri tetap bukan perkara mudah. Dukungan penonton di pastikan akan menjadi keuntungan bagi Liang/Wang, sehingga Fajar/Fikri dituntut tampil lebih fokus dan konsisten sejak awal pertandingan.

Jika mampu mempertahankan performa terbaiknya, peluang untuk kembali menembus partai final tetap terbuka lebar.

Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri merayakan kemenangan usai memastikan tiket semifinal China Open 2026 di Changzhou.

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tembus semifinal China Open 2026.

Tiga Wakil Indonesia Harus Menghentikan Langkah

Di sisi lain, hasil kurang menggembirakan datang dari sektor tunggal putra, tunggal putri, dan ganda putri. Ketiga wakil Indonesia harus menerima kenyataan tersingkir pada babak perempat final.

Jonatan Christie kembali bertemu pebulu tangkis Kanada, Victor Lai, dalam duel yang menjadi kesempatan untuk membalas kekalahan pada final Indonesia Open 2026. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Jonatan harus mengakui keunggulan lawannya setelah kalah dua gim langsung dengan skor 14-21 dan 17-21.

Nasib serupa dialami Putri Kusuma Wardani. Sempat mengawali pertandingan dengan kemenangan pada gim pertama, Putri akhirnya gagal mempertahankan momentum saat menghadapi wakil Jepang, Tomoka Miyazaki.

Setelah menang 21-16 pada gim pembuka, Putri kehilangan kendali permainan pada dua gim berikutnya sehingga harus menyerah dengan skor 11-21 dan 9-21.

Dalam evaluasinya, Putri mengakui bahwa perubahan arah angin cukup memengaruhi jalannya pertandingan. Selain itu, tekanan yang terus diberikan lawan membuat dirinya kesulitan mengembangkan permainan, terutama ketika melakukan pukulan-pukulan panjang maupun permainan di depan net.

Sementara itu, pasangan ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga belum mampu melanjutkan langkah setelah dikalahkan pasangan China, Li Yi Jing/Luo Xu Min, melalui pertandingan dua gim dengan skor identik 18-21 dan 18-21.

Hasil tersebut membuat perjuangan Indonesia di nomor ganda putri turut berakhir pada babak delapan besar.

Rekap Hasil Wakil Indonesia di Perempat Final China Open 2026

Berikut hasil lengkap wakil Indonesia pada babak delapan besar China Open 2026:

Tunggal Putra

  • Jonatan Christie vs Victor Lai (Kanada): 14-21, 17-21

Tunggal Putri

  • Putri Kusuma Wardani vs Tomoka Miyazaki (Jepang): 21-16, 11-21, 9-21

Ganda Putra

  • Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju (Korea Selatan): 21-15, 21-13

Ganda Putri

  • Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Li Yi Jing/Luo Xu Min (China): 18-21, 18-21

Harapan Indonesia Kini Bertumpu pada Fajar/Fikri

Hasil babak perempat final membuat harapan Indonesia untuk meraih gelar di China Open 2026 kini sepenuhnya berada di tangan Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri. Penampilan impresif yang mereka tunjukkan sepanjang turnamen menjadi modal berharga untuk menghadapi tantangan berikutnya.

Meski harus menghadapi pasangan unggulan tuan rumah di semifinal, pengalaman, kekompakan, serta rekor positif atas lawan yang akan dihadapi dapat menjadi bekal penting bagi Fajar/Fikri. Jika mampu menjaga konsistensi permainan dan memanfaatkan setiap peluang, pasangan Indonesia berpeluang besar kembali menembus partai final sekaligus menjaga asa meraih gelar China Open 2026.