Huawei – kembali memperkuat pasar perangkat audio di Indonesia. Kali ini, Huawei memperkenalkan Huawei FreeClip 2 sebagai TWS generasi terbaru. Produk ini meneruskan konsep open-ear dengan desain clip-on yang khas. Selain itu, Huawei merancang perangkat ini untuk pengguna aktif yang membutuhkan kenyamanan dan fleksibilitas.

Sebelumnya, Huawei lebih dulu meluncurkan FreeClip 2 di pasar Tiongkok pada September 2025. Setelah itu, Huawei membawa produk ini ke pasar global pada Desember 2025. Tidak lama kemudian, Huawei resmi menghadirkan perangkat ini ke Indonesia. Oleh karena itu, kehadiran FreeClip 2 menunjukkan fokus Huawei pada pasar audio premium Tanah Air.

Huawei FreeClip 2 resmi hadir di Indonesia dengan desain open-ear clip-on

Huawei resmi meluncurkan Huawei FreeClip 2 ke Indonesia baru-baru ini. Perangkat ini menjadi penerus FreeClip generasi pertama dan tetap mengusung konsep true wireless stereo (TWS) open-ear dengan desain clip-on yang khas. (Huawei)

Desain Clip-On Lebih Fleksibel dan Ringan

Pertama, Huawei melakukan pembaruan pada struktur klip FreeClip 2. Desain klip terasa lebih lentur dan stabil. Selain itu, Huawei memadukan silikon cair ramah kulit dengan material memory metal. Kombinasi ini membantu mengurangi tekanan pada telinga.

Selanjutnya, bobot setiap earbud hanya sekitar 5,1 gram. Bobot ini membuat perangkat terasa ringan saat digunakan lama. Dengan demikian, pengguna bisa beraktivitas tanpa rasa tidak nyaman. Di sisi lain, desain open-ear menjaga telinga tetap terbuka. Oleh sebab itu, pengguna tetap sadar terhadap suara sekitar.

Sementara itu, Huawei juga mendesain ulang charging case. Bentuknya kini lebih ringkas dan mudah dibawa. Selain itu, charging case memiliki perlindungan IP54. Perlindungan ini membantu menjaga perangkat dari cipratan air ringan. Earbud FreeClip 2 sendiri mengantongi sertifikasi IP57. Dengan demikian, perangkat tetap aman saat terkena keringat atau debu.

Kualitas Audio Lebih Kuat dan Stabil

Selanjutnya, Huawei meningkatkan sektor audio pada FreeClip 2. Huawei menyematkan sistem dual dynamic driver berukuran 10,8 mm. Konfigurasi ini meningkatkan volume dan kedalaman suara. Selain itu, bass terdengar lebih solid meski desainnya terbuka.

Di samping itu, Huawei menyertakan fitur spatial audio. Fitur ini menghadirkan pengalaman suara yang lebih luas. Kemudian, adaptive volume membantu menyesuaikan suara dengan kondisi sekitar. Sistem tiga mikrofon juga meningkatkan kualitas panggilan. Oleh karena itu, suara pengguna tetap terdengar jelas saat berkomunikasi.

Teknologi AI untuk Interaksi Lebih Cerdas

Berikutnya, Huawei menghadirkan peningkatan besar pada sektor kecerdasan buatan. Huawei menanamkan chip audio generasi ketiga dengan unit pemrosesan AI. Selain itu, perangkat ini berjalan dengan dukungan HarmonyOS AI. Teknologi ini meningkatkan respons dan efisiensi perangkat.

Melalui Harmony AI Ear Assistant, pengguna bisa menikmati terjemahan bahasa secara langsung. Dengan demikian, komunikasi lintas bahasa menjadi lebih praktis. Selain itu, asisten suara membantu menjalankan berbagai perintah. Navigasi berbasis audio juga memudahkan pengguna saat bergerak.

Tidak hanya itu, Huawei menghadirkan kontrol berbasis gerakan kepala. Pengguna bisa menerima panggilan dengan anggukan. Sebaliknya, pengguna bisa menolak panggilan dengan gelengan. Oleh sebab itu, interaksi terasa lebih alami tanpa sentuhan.

Daya Tahan Baterai Lebih Panjang

Selanjutnya, Huawei meningkatkan daya tahan baterai FreeClip 2. Charging case membawa baterai berkapasitas 537 mAh. Setiap earbud mampu bertahan hingga 9 jam. Selain itu, total waktu penggunaan mencapai 38 jam dengan charging case.

Lebih lanjut, Huawei menyematkan fitur pengisian cepat. Pengisian sekitar 30 menit mampu menambah waktu pakai hingga 3 jam. Dengan demikian, pengguna tetap produktif meski memiliki waktu terbatas.

Fitur Pendukung dan Konektivitas Modern

Selain fitur utama, Huawei juga menambahkan fitur pendukung. Proximity search membantu pengguna menemukan perangkat. Anti-loss alert memberikan peringatan saat jarak terlalu jauh. Sementara itu, fitur deteksi jatuh bekerja dalam radius hingga 50 meter.

Di sisi konektivitas, FreeClip 2 menggunakan Bluetooth 6.0. Teknologi ini memungkinkan koneksi ke dua perangkat secara bersamaan. Oleh karena itu, pengguna bisa berpindah perangkat dengan mudah.

Akhirnya, Huawei memasarkan FreeClip 2 dalam warna hitam, putih, dan biru. Di Indonesia, Huawei menetapkan harga Rp 2.899.000. Dengan harga tersebut, FreeClip 2 menawarkan kenyamanan, teknologi AI, dan daya tahan baterai dalam satu perangkat.