Sean Gelae – Pembalap Indonesia Sean Gelael kembali turun di ajang FIA World Endurance Championship (WEC) musim 2026 dengan membawa semangat baru. Ia kembali satu tim dengan Darren Leung dan Augusto Farfus di kelas LMGT3 bersama Team WRT menggunakan mobil BMW M4 GT3. Ketiganya memulai musim di Sirkuit Imola, Italia, pada Minggu (19/4), dengan fokus utama pada konsistensi performa sepanjang musim.
Kembalinya trio ini menjadi sorotan karena mereka sebelumnya sempat berpisah selama satu musim kompetisi. Pengalaman masing-masing pembalap selama masa terpisah kemudian mereka bawa kembali untuk memperkuat kerja sama tim. Mereka menilai bahwa persaingan di kelas LMGT3 semakin ketat, sehingga kerja sama dan konsistensi menjadi kunci utama untuk meraih hasil maksimal.
Target Besar di Musim FIA WEC 2026
Sean Gelael menegaskan bahwa target utama tim tetap tidak berubah, yaitu meraih kemenangan di balapan legendaris 24 Hours of Le Mans serta bersaing untuk gelar juara dunia LMGT3. Ia menekankan bahwa setiap musim menghadirkan tantangan baru, sehingga tim harus menjaga performa di setiap seri.
Menurut Sean, peningkatan kompetisi di WEC membuat setiap tim tidak bisa hanya mengandalkan kecepatan sesaat. Mereka harus menjaga konsistensi dari awal hingga akhir musim agar dapat bersaing di papan atas klasemen.
Kembali Bersatu di Team WRT
Augusto Farfus menyambut positif kembalinya kerja sama dengan Sean dan Leung. Ia menilai kebersamaan ini memberikan keuntungan besar bagi tim dalam membangun komunikasi dan strategi balapan.
Farfus juga menilai bahwa pengalaman musim sebelumnya memberikan modal penting bagi tim untuk berkembang. Ia berharap Team WRT dapat tampil lebih matang dan stabil sepanjang musim. Ia juga menyebut bahwa memulai musim di Imola memberikan motivasi tambahan karena trek tersebut memiliki sejarah penting bagi tim.

Pembalap Indonesia Sean Gelael saat latihan bebas jelang kelas LMGT3 FIA World Endurance Championship (WEC) 2026 di Sirkuit Imola, Italia, Jumat (17/4/22026).
Persiapan di Imola dan Fokus pada Data Balapan
Selama sesi Prologue dan latihan bebas, Team WRT tidak mengejar catatan waktu tercepat. Tim lebih memilih fokus pada simulasi balapan panjang dan pengumpulan data untuk strategi lomba utama.
Pada sesi Free Practice 1, Farfus mencatat waktu terbaik 1 menit 43,151 detik yang menempatkan tim di posisi delapan. Namun pada Free Practice 2, tim lebih fokus pada long run sehingga posisi mereka turun ke urutan ke-17.
Meski demikian, hasil tersebut tidak menjadi perhatian utama. Tim lebih menekankan konsistensi ritme balapan. Farfus mencatat rata-rata waktu sekitar 1 menit 44,420 detik, yang menunjukkan stabilitas performa dalam simulasi jarak panjang.
Strategi Konsistensi sebagai Kunci Sukses
Team WRT menilai bahwa konsistensi menjadi faktor utama dalam menghadapi musim WEC 2026. Dalam balapan ketahanan seperti LMGT3, kemampuan menjaga ritme lebih penting dibandingkan kecepatan sesaat.
Sean Gelael dan rekan setimnya terus menyesuaikan strategi agar dapat menghadapi kondisi balapan yang panjang dan dinamis. Mereka juga mempersiapkan berbagai skenario balapan, termasuk perubahan kondisi cuaca dan strategi pit stop.
Imola Jadi Awal Persaingan Ketat WEC 2026
Seri pembuka 6 Hours of Imola menjadi langkah awal musim FIA WEC 2026. Seri ini menggantikan jadwal sebelumnya di Qatar yang dipindahkan ke putaran akhir musim karena kondisi tertentu.
Balapan di Imola menjadi ujian awal bagi seluruh tim untuk mengukur kekuatan mereka sebelum memasuki rangkaian musim yang panjang. Hasil dari seri ini akan menjadi indikator awal dalam persaingan menuju gelar juara dunia LMGT3.
Kesimpulan
Kembalinya Sean Gelael bersama Darren Leung dan Augusto Farfus di Team WRT menandai awal baru dalam perjalanan mereka di FIA WEC 2026. Dengan fokus pada konsistensi, kerja sama tim, dan strategi jangka panjang, mereka berupaya menghadapi persaingan ketat di kelas LMGT3.
Musim ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian kecepatan, tetapi juga ketahanan dan strategi. Dengan persiapan matang di Imola, Team WRT berharap dapat membuka musim dengan hasil positif dan menjaga peluang menuju gelar juara dunia.