Manchester City – kembali menghadapi hambatan dalam lanjutan Liga Inggris musim 2025–2026. Tim asuhan Pep Guardiola hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu Brighton di Stadion Etihad pada Rabu malam waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Hasil tersebut memperpanjang tren kurang maksimal City dalam beberapa pekan terakhir. Selain itu, kegagalan memaksimalkan peluang kembali menjadi sorotan utama dalam laga ini.
Sejak awal pertandingan, Manchester City langsung mengambil inisiatif serangan. Tim tuan rumah menguasai penguasaan bola dan menekan pertahanan Brighton secara konsisten. Namun, meski dominasi terlihat jelas, efektivitas serangan masih belum mencapai level optimal. Brighton bertahan dengan disiplin sambil menunggu momen untuk melancarkan serangan balik cepat.

Erling Haaland melepas tembakan dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Manchester City vs Brighton dan Hove Albion di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 7 Januari 2026. (Foto oleh Darren Staples / AFP)(AFP/DARREN STAPLES)
Penalti Haaland Buka Keunggulan Man City
Manchester City akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-41. Wasit menunjuk titik putih setelah pemain Brighton melakukan pelanggaran di area terlarang. Erling Haaland maju sebagai eksekutor dan menunaikan tugasnya dengan baik. Striker asal Norwegia tersebut menempatkan bola ke sudut gawang tanpa memberi kesempatan kiper Brighton melakukan penyelamatan.
Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri Manchester City. Selanjutnya, City terus menekan demi menambah keunggulan sebelum turun minum. Namun, penyelesaian akhir yang kurang tajam kembali menjadi kendala. Haaland bahkan menyia-nyiakan satu peluang emas yang seharusnya bisa mengubah jalannya pertandingan. Oleh karena itu, City hanya membawa keunggulan tipis hingga babak pertama berakhir.
Brighton Bangkit dan Samakan Kedudukan
Memasuki babak kedua, Brighton tampil lebih berani. Tim tamu menaikkan intensitas permainan dan mulai keluar dari tekanan. Pendekatan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-60. Kaoru Mitoma memanfaatkan celah di lini belakang Manchester City dan melepaskan tembakan akurat yang gagal diantisipasi penjaga gawang.
Gol Mitoma mengubah dinamika pertandingan secara signifikan. Setelah itu, Brighton tampil semakin percaya diri dan berani mengimbangi permainan City. Manchester City merespons dengan meningkatkan tempo serangan. Namun, lini pertahanan Brighton tetap solid dan mampu mematahkan berbagai upaya berbahaya dari tuan rumah.
Tren Imbang Berlanjut untuk Manchester City
Hasil imbang melawan Brighton menambah daftar laga tanpa kemenangan Manchester City dalam beberapa pertandingan terakhir. Sebelumnya, City juga harus berbagi angka saat menghadapi Chelsea dengan skor 1-1. Selain itu, City gagal mencetak gol ketika bertemu Sunderland dan mengakhiri laga dengan skor kacamata.
Rangkaian pertandingan tersebut menunjukkan bahwa Manchester City masih menghadapi persoalan konsistensi, terutama dalam penyelesaian akhir. Meskipun tim ini memiliki kualitas pemain kelas dunia, efektivitas di depan gawang belum menunjukkan performa terbaik. Situasi ini tentu memerlukan perhatian khusus dari Pep Guardiola agar City kembali ke jalur persaingan papan atas.
Evaluasi dan Tantangan ke Depan
Manchester City perlu segera melakukan evaluasi menyeluruh. Tim harus meningkatkan ketajaman lini depan serta menjaga konsentrasi di lini belakang. Selain itu, Guardiola perlu menemukan keseimbangan antara dominasi penguasaan bola dan efektivitas serangan. Dengan jadwal padat di Liga Inggris, setiap poin memiliki arti penting dalam perburuan gelar.
Di sisi lain, Brighton pantas mendapatkan apresiasi atas performa disiplin dan mental kuat yang mereka tunjukkan. Tim ini mampu memanfaatkan momentum dan mencuri satu poin dari kandang lawan yang terkenal sulit. Oleh sebab itu, hasil imbang ini mencerminkan ketatnya persaingan Liga Inggris musim ini.