Industri kuliner – di Indonesia terus berkembang dan menarik minat berbagai kalangan, termasuk para artis. Banyak selebritas kini tidak hanya berkarier di dunia hiburan, tetapi juga mengembangkan bisnis restoran. Mereka memanfaatkan popularitas yang di miliki untuk memperkenalkan usaha kuliner kepada masyarakat.

Menariknya, tidak semua artis membuka restoran dengan konsep mewah. Sebagian dari mereka justru memilih menghadirkan tempat makan dengan harga yang lebih terjangkau. Konsep ini membuat restoran mereka mudah di jangkau oleh berbagai kalangan masyarakat.

Beberapa artis yang membuka bisnis kuliner antara lain Nunung, Atta Halilintar, dan komika Praz Teguh. Mereka menawarkan menu sederhana yang akrab dengan lidah masyarakat Indonesia. Pilihan menu tersebut biasanya berupa hidangan nasi dengan berbagai lauk khas Nusantara.

Langkah ini menunjukkan bahwa dunia hiburan dan industri kuliner memiliki hubungan yang cukup erat. Banyak artis melihat peluang bisnis makanan sebagai usaha yang dapat berkembang dalam jangka panjang.

Restoran Artis dengan Menu Sederhana

Banyak restoran milik artis mengusung konsep makanan rumahan yang praktis dan terjangkau. Hidangan nasi dengan lauk lengkap menjadi pilihan utama karena masyarakat Indonesia sudah sangat familiar dengan jenis makanan tersebut.

Komika Praz Teguh, misalnya, membuka restoran bernama Kejar Setoran Food Space. Tempat makan ini menghadirkan berbagai pilihan menu nasi dengan lauk yang beragam. Pengunjung dapat menikmati makanan dengan suasana santai yang cocok untuk makan bersama teman atau keluarga.

Atta Halilintar juga mengembangkan bisnis kuliner dengan menghadirkan menu khas seperti nasi kerabu. Hidangan tersebut memiliki cita rasa khas yang di padukan dengan berbagai lauk yang lezat.

Harga makanan yang ditawarkan restoran tersebut tergolong cukup terjangkau. Dengan harga mulai dari sekitar Rp15.000, pelanggan sudah dapat menikmati seporsi nasi dengan lauk yang lengkap. Strategi harga ini membuat restoran milik artis dapat menarik banyak pengunjung.

Restoran milik artis Indonesia menawarkan menu sederhana dengan harga terjangkau.

Melki Bajaj menikmati kuliner khas Timur Tengah saat menjalankan ibadah umrah.

Fenomena War Takjil di Korea Selatan

Tradisi berburu takjil saat Ramadan sangat populer di Indonesia. Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat biasanya mencari berbagai makanan ringan seperti gorengan, kolak, atau minuman manis.

Fenomena ini sering dikenal dengan istilah “war takjil”. Banyak orang berlomba mendapatkan makanan favorit sebelum waktu berbuka tiba. Suasana ini biasanya terlihat di pasar Ramadan atau kawasan yang dipenuhi pedagang makanan.

Menariknya, suasana serupa juga muncul di luar negeri. Di Korea Selatan terdapat sebuah kedai yang menawarkan berbagai gorengan khas Indonesia selama bulan Ramadan.

Seorang kreator konten asal Indonesia membagikan pengalaman tersebut melalui media sosial. Kedai tersebut menyediakan berbagai gorengan seperti risoles, tahu isi, bakwan, dan beberapa jajanan pasar lainnya.

Kedai ini berada di kawasan Ansan yang di kenal sebagai daerah dengan komunitas internasional yang cukup besar. Kehadiran makanan khas Indonesia di wilayah tersebut menunjukkan bahwa kuliner Nusantara memiliki daya tarik bagi masyarakat dari berbagai negara.

Melki Bajaj Menikmati Kuliner Saat Umrah

Komedian Melki Bajaj juga menarik perhatian publik melalui pengalaman kulinernya saat menjalankan ibadah umrah bersama keluarga. Ia melakukan perjalanan ibadah tersebut sebelum memasuki bulan Ramadan.

Selama berada di Tanah Suci, Melki tidak hanya menjalankan ibadah, tetapi juga menikmati berbagai hidangan khas Timur Tengah bersama keluarga.

Melalui sebuah video yang diunggah di YouTube, Melki memperlihatkan momen saat menikmati nasi mandi dengan lauk ayam panggang di salah satu restoran. Nasi mandi merupakan hidangan populer di Timur Tengah yang memiliki cita rasa rempah yang khas.

Selain itu, Melki juga mencoba beberapa makanan ringan seperti es krim. Ia juga mencicipi kopi dari salah satu kedai kopi yang cukup terkenal.

Kuliner sebagai Bagian dari Gaya Hidup

Berbagai kisah mengenai restoran artis, war takjil di luar negeri, dan pengalaman kuliner saat umrah menunjukkan bahwa makanan memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.

Bisnis restoran milik artis memperlihatkan bagaimana figur publik dapat memanfaatkan popularitas mereka untuk memperkenalkan usaha kuliner. Kehadiran restoran dengan harga terjangkau juga memberikan pilihan baru bagi masyarakat.

Fenomena war takjil di luar negeri menunjukkan bahwa kuliner Indonesia dapat berkembang dan dikenal di berbagai negara. Makanan khas Nusantara tidak hanya populer di dalam negeri, tetapi juga mampu menarik minat masyarakat internasional.

Sementara itu, pengalaman kuliner Melki Bajaj memperlihatkan bahwa makanan juga dapat menjadi bagian dari pengalaman perjalanan dan budaya.

Melalui berbagai fenomena tersebut, dunia kuliner tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan makan sehari-hari. Kuliner juga menjadi bagian dari identitas budaya, gaya hidup, dan sarana untuk membangun interaksi sosial di berbagai tempat.