Geely Holding Group – terus memperkuat posisinya sebagai grup otomotif global dengan menyampaikan minat jangka panjang untuk memasuki pasar mobil penumpang Amerika Serikat. Pasar ini dikenal memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan industri otomotif dunia. Oleh karena itu, Geely menempatkan rencana ekspansi ini sebagai langkah strategis yang membutuhkan perencanaan matang dan pendekatan berkelanjutan.
Pada ajang CES 2026 di Las Vegas, manajemen Geely menyampaikan pandangan global perusahaan terkait peluang pasar internasional. Dalam kesempatan tersebut, Ash Sutcliffe selaku Direktur Komunikasi Global Geely Holding Group menjelaskan bahwa perusahaan tidak menargetkan ekspansi dalam waktu singkat. Sebaliknya, Geely memilih fokus pada evaluasi menyeluruh yang mencakup kondisi pasar, regulasi, dan kesiapan produk.

Ilustrasi Geely
Peran CES 2026 dalam Membangun Eksposur Pasar Amerika
Seiring perkembangan industri teknologi, CES telah bertransformasi menjadi pameran utama inovasi kendaraan modern. Melalui ajang ini, produsen otomotif menampilkan teknologi terbaru yang mencakup elektrifikasi, kecerdasan buatan, dan sistem kendaraan terhubung. Dalam konteks ini, Geely memanfaatkan CES sebagai sarana untuk memperkenalkan teknologi kendaraan kepada media dan pelaku industri Amerika Serikat.
Selain itu, kehadiran Geely di CES bertujuan membangun persepsi merek sebagai pemain global berbasis teknologi. Dengan demikian, publik Amerika dapat mengenal lebih dekat kapabilitas teknis dan arah pengembangan produk Geely. Pada saat yang sama, Sutcliffe menegaskan bahwa perusahaan akan menyampaikan keputusan resmi terkait rencana masuk pasar Amerika dalam kurun dua hingga tiga tahun ke depan.
Zeekr dan Lynk & Co sebagai Kandidat Merek Potensial
Dalam proses evaluasi tersebut, Geely menempatkan Zeekr dan Lynk & Co sebagai merek yang berpotensi memasuki pasar Amerika Serikat. Kedua merek ini mengusung pendekatan modern yang menggabungkan desain inovatif, teknologi kendaraan listrik, dan sistem digital. Oleh sebab itu, merek-merek ini dinilai relevan dengan tren konsumen Amerika yang semakin berorientasi pada teknologi dan keberlanjutan.
Selama sesi wawancara, Sutcliffe menampilkan kendaraan Lynk & Co sebagai representasi portofolio global Geely. Dengan langkah ini, Geely menunjukkan bahwa merek tersebut memiliki peran penting dalam strategi internasional perusahaan. Lebih lanjut, Geely menegaskan posisinya sebagai grup otomotif global melalui kepemilikan merek internasional seperti Volvo, Polestar, dan Lotus yang telah beroperasi di Amerika Serikat.
Tantangan Tarif Impor dan Regulasi Teknologi Kendaraan
Di sisi lain, pasar Amerika Serikat menghadirkan tantangan struktural yang signifikan. Salah satu tantangan utama berasal dari kebijakan tarif impor kendaraan buatan China yang memengaruhi struktur biaya dan harga jual. Akibatnya, produsen otomotif perlu merancang strategi yang mampu menjaga daya saing produk di tengah tekanan biaya.
Selain tarif, pemerintah Amerika Serikat juga menerapkan pengawasan ketat terhadap teknologi kendaraan berbasis konektivitas dan pengelolaan data. Mengingat kendaraan modern sangat bergantung pada sistem digital, kepatuhan terhadap regulasi keamanan data menjadi faktor krusial. Dalam konteks ini, Geely menyadari pentingnya kesiapan teknologi dan kepatuhan hukum sebagai fondasi keberhasilan ekspansi.
Oleh karena itu, manajemen Geely terus mengevaluasi berbagai pendekatan strategis. Pendekatan tersebut mencakup kemitraan dengan pelaku industri lokal, pengembangan fasilitas produksi regional, serta pemanfaatan merek internasional yang telah memiliki kehadiran pasar. Dengan strategi ini, Geely berupaya menciptakan model ekspansi yang lebih adaptif dan efisien.
Arah Industri Otomotif Global dan Posisi Geely
Pada CES 2026, industri otomotif global menunjukkan pergeseran fokus yang semakin jelas. Produsen kendaraan kini menempatkan kecerdasan buatan, sistem pengemudian otonom, dan platform perangkat lunak sebagai pusat inovasi. Dengan demikian, persaingan industri tidak lagi bertumpu pada desain fisik semata, melainkan pada integrasi teknologi dan pengalaman pengguna.
Menanggapi tren tersebut, Geely menyesuaikan arah pengembangan produknya. Perusahaan mengembangkan kendaraan yang menekankan efisiensi energi, teknologi pintar, dan konektivitas digital. Pada akhirnya, rencana ekspansi ke pasar Amerika Serikat mencerminkan ambisi Geely untuk memperkuat peran dalam ekosistem otomotif global yang berbasis teknologi dan inovasi.