PT Kereta Api Indonesia (KAI) – terus meningkatkan kualitas layanan transportasi rel nasional. Oleh karena itu, pada awal Januari 2026, KAI mulai mengoperasikan rangkaian Stainless Steel New Generation (SS NG) pada KA Gajayana dan KA Parahyangan. Langkah ini menegaskan komitmen KAI dalam menghadirkan perjalanan kereta api yang lebih nyaman, modern, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
Selain itu, penggunaan rangkaian baru ini menunjukkan keseriusan KAI dalam memanfaatkan inovasi teknologi sarana perkeretaapian buatan dalam negeri.

Kereta eksekutif Stainless Steel New Generation.(Dok. PT KAI)
Jadwal Implementasi Rangkaian SS NG
Pertama, KAI mengoperasikan rangkaian SS NG pada KA Gajayana rute Malang–Gambir pada Sabtu, 10 Januari 2026. Selanjutnya, KAI melanjutkan pengoperasian rangkaian serupa untuk rute Gambir–Malang mulai Minggu, 11 Januari 2026. Dengan demikian, seluruh perjalanan KA Gajayana kini menggunakan armada generasi terbaru.
Sementara itu, KAI juga mulai merangkaikan Stainless Steel New Generation pada KA Parahyangan rute Gambir–Bandung pulang pergi sejak Minggu, 11 Januari 2026. Oleh sebab itu, penumpang rute Jakarta–Bandung kini dapat menikmati peningkatan kualitas layanan, khususnya pada kelas eksekutif.
Kesiapan Operasional dan Standar Keselamatan
Dalam proses pengoperasian armada baru, KAI mengedepankan kesiapan teknis secara menyeluruh. Oleh karena itu, seluruh rangkaian SS NG telah melewati uji keselamatan dan kelayakan operasi sebelum melayani pelanggan. Selain itu, KAI memastikan setiap komponen mekanik dan sistem kelistrikan berfungsi optimal.
Lebih lanjut, KAI juga melakukan pemeriksaan interior guna menjamin kenyamanan penumpang selama perjalanan. Dengan pendekatan tersebut, KAI menjaga standar keselamatan sekaligus meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.
Perbedaan Kelas Layanan KA Gajayana dan Parahyangan
KA Gajayana hanya menyediakan layanan kelas eksekutif. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kereta pada layanan ini menggunakan Stainless Steel New Generation. Di sisi lain, KA Parahyangan melayani penumpang kelas eksekutif dan ekonomi.
Namun demikian, KAI baru menerapkan rangkaian SS NG pada kereta eksekutif KA Parahyangan. Sementara itu, kereta kelas ekonomi masih menggunakan rangkaian ekonomi premium dengan konfigurasi 80 tempat duduk. Dengan demikian, KAI tetap memberikan pilihan layanan sesuai kebutuhan dan daya beli penumpang.
Desain Interior Modern Kereta Eksekutif SS NG
PT Industri Kereta Api (INKA) memproduksi rangkaian Stainless Steel New Generation sebagai bagian dari pengembangan industri perkeretaapian nasional. Oleh karena itu, desain interior kereta eksekutif SS NG tampil lebih modern dan fungsional.
Setiap kereta menyediakan 50 tempat duduk dengan konfigurasi captain seat. Selain itu, kursi memungkinkan pengaturan kemiringan sandaran serta rotasi searah laju kereta atau saling berhadapan. Dengan fitur tersebut, penumpang dapat menyesuaikan posisi duduk sesuai kenyamanan masing-masing.
Selanjutnya, KAI melengkapi pintu masuk dan pintu penghubung antar kereta dengan sistem elektrik otomatis. Oleh sebab itu, mobilitas penumpang di dalam rangkaian menjadi lebih praktis dan aman.
Fitur Teknologi Penunjang Kenyamanan
Selain pembaruan desain, KAI juga menambahkan berbagai fitur teknologi modern. Salah satunya, KAI memasang Passenger Information Display System (PIDS) di setiap kereta. Melalui sistem ini, penumpang dapat melihat informasi real-time seperti stasiun terdekat, kecepatan perjalanan, dan suhu kabin.
Tidak hanya itu, KAI juga menggunakan jendela tempered double glass pada seluruh rangkaian SS NG. Dengan material tersebut, kabin mampu meredam panas, mengurangi paparan sinar ultraviolet, serta menekan kebisingan dari luar. Akibatnya, suasana perjalanan terasa lebih tenang dan nyaman.
Fasilitas Tambahan untuk Kebutuhan Penumpang
Untuk mendukung kebutuhan gaya hidup modern, KAI menyediakan USB charger port di setiap kursi. Selain stop kontak konvensional, fasilitas ini memungkinkan penumpang mengisi daya berbagai perangkat elektronik selama perjalanan.
Kemudian, KAI juga menambahkan keran khusus untuk berwudhu di area toilet. Di sisi lain, toilet wanita kini memiliki meja lipat untuk mengganti popok bayi. Dengan fasilitas tersebut, KAI menunjukkan perhatian terhadap kenyamanan penumpang dari berbagai kalangan.
Harga Tiket KA Gajayana dan Parahyangan
Pada akhirnya, peningkatan layanan ini tetap sejalan dengan variasi harga tiket yang tersedia melalui aplikasi Access by KAI. KA Gajayana kelas eksekutif menawarkan harga tiket mulai Rp460.000 hingga Rp830.000. Sementara itu, KA Parahyangan menyediakan tiket kelas ekonomi dengan harga Rp70.000 hingga Rp145.000, serta kelas eksekutif dengan kisaran Rp90.000 hingga Rp195.000.
Dengan pengoperasian Stainless Steel New Generation, KAI memperkuat transformasi layanan kereta api nasional melalui inovasi, kenyamanan, dan orientasi pada pelanggan.