Musim MotoGP 2025 – menghadirkan persaingan ketat di papan atas klasemen. Salah satu pembalap yang mencuri perhatian sepanjang musim adalah Marco Bezzecchi. Pembalap asal Italia tersebut berhasil mengakhiri musim di posisi ketiga klasemen akhir, sebuah pencapaian penting bersama Aprilia di tengah dominasi Ducati.
Sepanjang MotoGP 2025, Bezzecchi menunjukkan konsistensi yang solid. Ia mencatat tiga kemenangan balapan utama dan tiga kemenangan Sprint Race. Selain itu, ia juga meraih total sembilan podium di berbagai seri. Catatan tersebut menegaskan posisi Bezzecchi sebagai salah satu penantang terkuat di grid MotoGP saat ini.
Hasil tersebut tidak hanya mencerminkan performa individu, tetapi juga perkembangan signifikan dari motor Aprilia yang ia tunggangi. Musim 2025 menjadi titik penting dalam proses pembangunan kekuatan tim.

Foto: REUTERS/Gintare Karpaviciute
Konsistensi Bezzecchi Mengusik Dominasi Ducati
Ducati kembali tampil dominan sepanjang MotoGP 2025. Namun, Bezzecchi mampu memberi tekanan nyata pada para pembalap Ducati di berbagai balapan. Ia kerap tampil kompetitif sejak sesi latihan hingga balapan utama.
Keberhasilan Bezzecchi meraih podium secara konsisten menunjukkan bahwa Aprilia memiliki paket motor yang semakin matang. Bezzecchi memanfaatkan karakter motor tersebut dengan gaya balap agresif namun terkontrol. Kombinasi ini membuatnya mampu bersaing di lintasan dengan karakter berbeda.
Dalam beberapa seri, Bezzecchi bahkan tampil sebagai ancaman langsung bagi perebutan kemenangan. Performa ini meningkatkan kepercayaan diri pembalap dan tim menjelang musim berikutnya.
Fondasi Kuat Aprilia untuk MotoGP 2026
Bezzecchi menilai musim 2025 sebagai fase penting dalam membangun fondasi jangka panjang. Ia menegaskan bahwa tim telah bekerja keras sepanjang musim untuk mengembangkan motor secara menyeluruh.
Menurut Bezzecchi, Aprilia tidak hanya fokus pada satu aspek teknis. Tim terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa motor. Pada awal musim, Bezzecchi menghadapi kendala stabilitas. Setelah tim mengatasi masalah tersebut, tantangan lain muncul dan kembali menuntut solusi teknis baru.
Pendekatan bertahap ini, menurut Bezzecchi, membawa hasil positif. Ia melihat peningkatan performa secara konsisten dari satu seri ke seri berikutnya. Proses tersebut mencerminkan dinamika normal dalam pengembangan motor MotoGP.
Pendekatan Bertahap dalam Menatap Musim Baru
Menjelang MotoGP 2026, Bezzecchi memilih pendekatan realistis. Ia menolak memasang target berlebihan sejak awal musim. Fokus utamanya tertuju pada awal musim yang lebih kompetitif dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada MotoGP 2025, Bezzecchi merasa kurang maksimal dalam memulai musim. Oleh karena itu, ia ingin memastikan performa yang lebih stabil sejak balapan pembuka MotoGP 2026. Ia menargetkan konsistensi finis di lima besar sebagai langkah awal.
Setelah itu, Bezzecchi berencana meningkatkan target secara bertahap. Ia ingin bersaing secara reguler di tiga besar sebelum membicarakan target yang lebih tinggi. Pendekatan ini menunjukkan kedewasaan Bezzecchi dalam membaca situasi kompetisi MotoGP yang sangat dinamis.
Peluang Juara MotoGP 2026 Masih Terbuka
Meski belum secara eksplisit menyebut target juara, performa Bezzecchi pada MotoGP 2025 membuka peluang tersebut. Finis ketiga klasemen akhir, kemenangan balapan, dan konsistensi podium menjadi indikator kuat potensi Bezzecchi di musim mendatang.
Kepercayaan diri Bezzecchi tumbuh seiring peningkatan performa motor Aprilia. Ia memahami bahwa MotoGP tidak mengenal motor yang sempurna. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peningkatan berkelanjutan bagi pembalap dan tim.
Dengan pengalaman satu musim penuh bersaing di papan atas, Bezzecchi kini memiliki bekal penting. Kombinasi pengalaman, kepercayaan diri, dan stabilitas teknis memberi Aprilia dan Bezzecchi modal besar untuk menghadapi MotoGP 2026.
Penutup
Marco Bezzecchi menutup MotoGP 2025 dengan pencapaian yang menegaskan statusnya sebagai pembalap papan atas. Ia menunjukkan konsistensi, ketenangan, dan kemampuan bersaing di tengah dominasi Ducati. Bersama Aprilia, Bezzecchi membangun fondasi kuat untuk musim berikutnya.
MotoGP 2026 akan menjadi ujian lanjutan bagi Bezzecchi. Dengan pendekatan bertahap dan fokus pada peningkatan performa sejak awal musim, peluang untuk berbicara lebih jauh soal perebutan gelar juara tetap terbuka. Perjalanan Bezzecchi bersama Aprilia patut dinantikan sebagai salah satu cerita menarik di MotoGP musim depan.