Timnas Basket Indonesia di Asian Games 2026 menghadapi tantangan besar setelah hasil undian nomor 5on5 resmi keluar. Tim putra masuk grup yang berisi sejumlah kekuatan Asia. Sementara itu, tim putri kembali bertemu China yang berstatus sebagai juara bertahan.

Pertandingan basket 5on5 Asian Games 2026 akan berlangsung di Aichi International Arena, Nagoya, Jepang. Sektor putra memulai persaingan pada 10 September dan menyelesaikannya pada 20 September 2026. Adapun sektor putri menjalani pertandingan pada 17 hingga 26 September 2026.

Hasil undian memberikan tantangan berbeda kepada dua wakil Indonesia. Tim putra harus menghadapi Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi. Sementara itu, tim putri akan bersaing dengan China serta Thailand.

Tim Putra Indonesia Masuk Grup A

Timnas basket putra Indonesia menempati Grup A bersama Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi. Komposisi tersebut membuat Indonesia harus bekerja keras sejak pertandingan pertama.

Jepang dan Korea Selatan memiliki tradisi kuat dalam basket Asia. Keduanya juga menjadi lawan Indonesia pada Asian Games Hangzhou 2022. Perbedaannya, Arab Saudi kini mengisi tempat yang sebelumnya ditempati Qatar.

Pada Asian Games 2022, Indonesia belum mampu meraih kemenangan pada fase grup. Tim Merah Putih kalah dalam tiga pertandingan ketika menghadapi Jepang, Korea Selatan, dan Qatar.

Hasil tersebut membuat Indonesia mengakhiri persaingan grup di posisi terakhir. Timnas putra juga gagal melanjutkan perjalanan menuju babak perempat final.

Filipina akhirnya keluar sebagai peraih medali emas pada edisi tersebut. Yordania membawa pulang medali perak, sedangkan China mendapatkan medali perunggu.

Pengalaman di Hangzhou tentu menjadi pelajaran penting menjelang Asian Games 2026. Indonesia perlu meningkatkan konsistensi permainan untuk membuka peluang bersaing dengan tiga lawannya.

Selain itu, laga menghadapi Jepang dan Korea Selatan kembali menjadi ujian penting. Kedua tim sudah memahami karakter permainan Indonesia dari pertemuan sebelumnya. Karena itu, Tim Merah Putih membutuhkan persiapan matang untuk mendapatkan hasil lebih baik.

Tim Putri Kembali Bertemu China

Tantangan besar juga menanti timnas basket putri Indonesia. Hasil undian menempatkan Indonesia di Grup A bersama China dan Thailand.

China menjadi lawan terberat dalam grup tersebut. Tim Negeri Tirai Bambu datang sebagai juara bertahan setelah merebut emas pada Asian Games sebelumnya.

Meski demikian, tim putri Indonesia memiliki pengalaman yang cukup positif dari Asian Games 2022. Saat itu, Indonesia mampu melangkah hingga babak perempat final setelah menempati posisi ketiga pada fase grup.

Indonesia mencatat satu kemenangan dan dua kekalahan sepanjang babak grup. Tim Merah Putih mengalahkan Mongolia dengan skor 69-64.

Namun, Indonesia belum mampu menandingi China dan India. China menang telak 101-52 atas Indonesia, sedangkan India mencatat kemenangan 66-46.

Catatan tersebut menjadi modal evaluasi bagi Indonesia menjelang persaingan di Nagoya. Tim putri mempunyai kesempatan untuk kembali mengejar tiket perempat final. Namun, mereka tetap harus tampil konsisten sejak awal kompetisi.

Timnas Basket Indonesia

Ilustrasi bola Basket.

Perbasi Siapkan 24 Pemain untuk Training Camp

Persiapan timnas putri Indonesia telah berjalan beberapa bulan sebelum Asian Games 2026. Perbasi memanggil 24 pemain untuk menjalani training camp di Surabaya sejak Mei.

Manajer timnas, Handoyo, menjelaskan bahwa program tersebut membantu para pemain muda beradaptasi dengan sistem latihan. Pelatih kepala Gitautas Kievinas memimpin program persiapan tersebut.

Durasi persiapan yang panjang memberi kesempatan kepada staf pelatih untuk membangun kekompakan tim. Selain itu, para pemain memiliki waktu lebih banyak untuk memahami strategi sebelum menghadapi persaingan Asian Games.

Tim putri membutuhkan persiapan optimal karena China memiliki kualitas yang sangat kuat. Di sisi lain, pertandingan melawan Thailand juga berpotensi menentukan posisi akhir Indonesia di Grup A.

Hasil Undian Basket 5on5 Asian Games 2026

Pada sektor putra, Grup A berisi Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, dan Indonesia. Grup B mempertemukan Iran, Yordania, Taiwan, serta Qatar. Sementara itu, China, Filipina, Bahrain, dan Kazakhstan menghuni Grup C.

Persaingan sektor putri terbagi menjadi tiga grup. Indonesia berada di Grup A bersama China dan Thailand. Kemudian, Grup B berisi Jepang, Filipina, Kazakhstan, serta Hong Kong. Grup C mempertemukan Korea Selatan, Taiwan, Mongolia, dan Malaysia.

Komposisi tersebut menunjukkan bahwa perjuangan Indonesia tidak akan mudah. Tim putra perlu memperbaiki hasil dibandingkan Asian Games sebelumnya. Sementara itu, tim putri berusaha mengulang keberhasilan menembus babak perempat final.

Asian Games 2026 sekaligus menjadi kesempatan bagi basket Indonesia untuk mengukur perkembangan tim di level Asia. Persiapan matang, konsistensi, serta kemampuan memanfaatkan setiap pertandingan akan menentukan perjalanan Tim Merah Putih di Nagoya.