Kuliner Sarapan Favorit – Perkembangan teknologi pembayaran membuat aktivitas wisata menjadi semakin mudah. Kini wisatawan tidak perlu selalu membawa uang tunai dalam jumlah banyak karena berbagai tempat makan sudah menyediakan layanan transaksi digital. Kemudahan tersebut sangat membantu, terutama ketika sedang menikmati liburan dan membutuhkan pembayaran yang cepat serta praktis.
Saat berkunjung ke Pangandaran, wisatawan tidak hanya di manjakan dengan panorama pantai, tetapi juga pilihan kuliner pagi yang beragam. Mulai dari menu berkuah hangat, makanan tradisional khas Sunda, hingga hidangan ringan yang cocok di santap sambil menikmati suasana pesisir.
Menariknya, sejumlah tempat sarapan di kawasan Pangandaran telah mendukung pembayaran digital menggunakan QRIS. Hal ini membuat pengunjung lebih nyaman karena tidak perlu repot mencari uang pas atau menunggu kembalian.
Berikut beberapa rekomendasi tempat sarapan di Pangandaran yang menawarkan cita rasa lezat dengan harga ramah di kantong.
1. Soto Ayam Jarkomi, Pilihan Hangat untuk Mengawali Hari
Soto Ayam Jarkomi menjadi salah satu menu sarapan favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati hidangan berkuah sebelum memulai aktivitas di Pangandaran. Kuah kuning yang gurih dan hangat membuat makanan ini cocok di santap pada pagi hari.
Satu porsi Soto Ayam Jarkomi berisi ayam suwir yang lembut, taoge segar, serta berbagai pelengkap yang menambah kenikmatan rasa. Perpaduan bumbu khasnya menghasilkan cita rasa gurih yang membuat banyak pelanggan kembali datang.
Dengan harga mulai sekitar Rp18.000 per porsi, wisatawan sudah dapat menikmati sarapan yang mengenyangkan. Menu ini juga dapat di lengkapi dengan tambahan seperti kulit ayam renyah, kerupuk kulit, atau telur asin untuk menambah variasi rasa.
Lokasi Soto Ayam Jarkomi berada di Jalan Raya Pangandaran, tepatnya dekat Bundaran Marlin. Selain itu, tersedia cabang lain di sekitar Pasar Pananjung. Tempat makan ini melayani pelanggan mulai pukul 05.30 hingga 20.00 WIB.
2. Saung Aki Nini, Nikmati Sarapan dengan Nuansa Tradisional
Bagi wisatawan yang ingin menikmati makanan berat dengan suasana khas pedesaan, Saung Aki Nini bisa menjadi pilihan menarik. Rumah makan ini menghadirkan konsep tradisional dengan area saung, tempat duduk lesehan, serta penggunaan perlengkapan makan bernuansa alami.
Suasana tersebut memberikan pengalaman berbeda karena pengunjung dapat merasakan sensasi makan seperti berada di rumah keluarga zaman dahulu. Tidak hanya tempatnya, penyajian makanan juga mempertahankan unsur tradisional dengan penggunaan alas daun pisang.
Menu andalan di Saung Aki Nini antara lain ayam goreng kampung, jukut atau selada air goreng, serta berbagai pilihan lalapan. Sajian tersebut cocok bagi wisatawan yang membutuhkan energi lebih sebelum beraktivitas menikmati kawasan wisata Pangandaran.
Harga makanan di tempat ini cukup terjangkau, mulai dari Rp15.000 hingga Rp25.000 per porsi tergantung pilihan lauk tambahan. Lokasinya berada di kawasan Pantai Timur Pangandaran dan buka mulai pukul 06.30 hingga 21.00 WIB.
3. Sate Ayam Kampung Yayu Ris, Kuliner Legendaris Sejak Puluhan Tahun
Sate Ayam Kampung Yayu Ris merupakan salah satu kuliner khas Pangandaran yang memiliki sejarah panjang. Berada di kawasan Pasar Pananjung, tempat ini di kenal sebagai salah satu lokasi yang menyimpan cita rasa sate ayam kampung turun-temurun.
Usaha sate ini awalnya di rintis oleh keluarga Sarno sejak dekade 1950-an. Setelah melewati beberapa generasi, resep dan cara pengolahan khasnya tetap di pertahankan hingga kini oleh Yayu Ris.
Keunikan sate ini terletak pada penggunaan ayam kampung betina yang di bakar menggunakan arang sehingga menghasilkan aroma khas dan tekstur daging yang lebih gurih. Bumbu kacangnya memiliki rasa yang konsisten dan dapat di nikmati bersama nasi maupun lepet.
Berbeda dengan penjual sate pada umumnya yang lebih sering buka malam hari, Sate Ayam Kampung Yayu Ris justru tersedia sejak pagi, mulai pukul 05.00 hingga 13.00 WIB. Karena cukup populer, stok sate terkadang sudah habis sebelum siang.
Harga satu porsinya mulai dari Rp25.000, sehingga cocok menjadi pilihan sarapan bagi wisatawan yang ingin mencicipi kuliner legendaris Pangandaran.

Soto Ayam Jarkomi, Kuliner Pangandaran Legendaris Sejak 1960an
4. Sorabi Kamemeut, Sarapan Ringan dengan Suasana Pantai
Wisatawan yang mencari menu sarapan sederhana tetapi tetap mengenyangkan dapat mencoba Sorabi Kamemeut. Makanan tradisional berbahan dasar tepung beras ini menjadi pilihan menarik untuk menikmati pagi di kawasan pesisir Pangandaran.
Sorabi Kamemeut memiliki beberapa pilihan rasa, seperti sorabi oncom dan sorabi telur mata sapi. Hidangan ini semakin nikmat jika di santap bersama minuman hangat seperti teh atau kopi.
Lokasinya yang berada di sekitar Pantai Timur Pangandaran juga memberikan pengalaman berbeda karena pengunjung dapat menikmati suasana pagi dan pemandangan matahari terbit.
Harga sorabi cukup ekonomis, mulai dari Rp5.000 per porsi. Menu ini cocok bagi wisatawan yang ingin sarapan ringan sebelum menjelajahi berbagai destinasi wisata.
5. Bubur Ayam Pangandaran, Menu Favorit yang Cepat Habis
Bagi wisatawan yang belum ingin menyantap nasi di pagi hari, Bubur Ayam Pangandaran dapat menjadi alternatif. Kuliner ini cukup populer karena hanya membutuhkan waktu singkat untuk habis terjual setiap harinya.
Bubur ayam ini memiliki karakter khas dengan topping ayam suwir yang melimpah dan bumbu yang sudah meresap sempurna. Meskipun tidak menggunakan kuah, rasa gurih dari bubur membuat hidangan ini tetap nikmat tanpa tambahan bumbu berlebihan.
Lokasinya berada di depan SMA Muhammadiyah Pangandaran. Dengan harga sekitar Rp13.000 per porsi, menu ini menjadi salah satu pilihan sarapan murah bagi wisatawan.
Pengunjung di sarankan datang lebih pagi, sekitar pukul 05.00 WIB, karena biasanya persediaan bubur sudah habis pada pukul 07.00 hingga 08.00 WIB.
Transaksi Digital QRIS Semakin Memudahkan Wisatawan Pangandaran
Selain menawarkan kuliner yang beragam, kawasan wisata Pangandaran juga mulai mengikuti perkembangan sistem pembayaran digital. Banyak pelaku usaha makanan dan UMKM telah menyediakan transaksi menggunakan QRIS sehingga wisatawan memiliki lebih banyak pilihan pembayaran.
Branch Office Head BRI Banjar, R. Balya Taufik Hidayah, menyebutkan bahwa ribuan pelaku UMKM di wilayah tersebut telah menggunakan layanan transaksi digital QRIS. Kehadiran sistem pembayaran ini di nilai membantu pedagang kecil sekaligus memberikan kenyamanan bagi wisatawan.
Perubahan kebiasaan masyarakat dalam bertransaksi menunjukkan bahwa pembayaran digital semakin menjadi bagian dari aktivitas wisata. Dengan adanya fasilitas tersebut, pengunjung dapat menikmati kuliner Pangandaran dengan lebih praktis tanpa harus khawatir membawa banyak uang tunai.
Kesimpulan
Pangandaran tidak hanya menawarkan keindahan pantai, tetapi juga memiliki banyak pilihan kuliner pagi yang menarik untuk di coba. Mulai dari Soto Ayam Jarkomi, Saung Aki Nini, Sate Ayam Kampung Yayu Ris, Sorabi Kamemeut, hingga Bubur Ayam Pangandaran, semuanya menghadirkan pengalaman sarapan dengan cita rasa khas dan harga terjangkau.
Dukungan pembayaran digital QRIS juga membuat wisata kuliner di Pangandaran semakin mudah dan modern. Wisatawan dapat menikmati hidangan lezat sambil merasakan kenyamanan transaksi selama perjalanan.