MediaKini24.com – Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, berhasil mempertahankan posisi sebagai pasangan nomor dua dunia dalam pembaruan ranking BWF pekan ke-31 yang dirilis pada 28 Juli 2026. Pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi keduanya setelah meraih gelar juara China Open 2026, salah satu turnamen bergengsi dalam kalender BWF World Tour.
Keberhasilan tersebut sekaligus mempertegas daya saing wakil Indonesia di level internasional. Selain Fajar/Fikri yang tetap bertahan di papan atas, sejumlah pebulu tangkis Indonesia dari berbagai sektor juga mengalami perubahan posisi dalam daftar peringkat dunia, baik mengalami kenaikan maupun penurunan.
Fajar/Fikri Perkuat Posisi di Peringkat Kedua Dunia
Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pasangan ganda putra terbaik dunia. Gelar juara China Open 2026 yang mereka raih menjadi modal penting untuk menjaga posisi di peringkat kedua ranking BWF.
Pada partai final, pasangan Indonesia tersebut sukses menaklukkan unggulan asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, melalui pertandingan tiga gim yang berlangsung ketat. Setelah kehilangan gim pertama dengan skor 16-21, Fajar/Fikri mampu bangkit dan membalikkan keadaan dengan memenangkan dua gim berikutnya, masing-masing 21-19 dan 21-19.
Hasil tersebut menambah koleksi poin mereka menjadi 94.053 angka. Meskipun demikian, capaian tersebut belum cukup untuk merebut posisi puncak ranking dunia karena sistem peringkat BWF menggunakan akumulasi poin dari seluruh turnamen yang diikuti selama 52 pekan terakhir. Dengan demikian, Kim Won Ho/Seo Seung Jae masih mempertahankan status sebagai pasangan ganda putra nomor satu dunia.
Persaingan Ketat Mengubah Susunan Lima Besar Ganda Putra
Selain dua posisi teratas yang tetap dihuni Kim/Seo dan Fajar/Fikri, perubahan cukup signifikan terjadi pada peringkat berikutnya. Pasangan China, Liang Wei Keng/Wang Chang, berhasil naik ke posisi ketiga setelah mengumpulkan poin yang lebih baik dalam beberapa turnamen terakhir.
Kenaikan tersebut membuat pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, harus turun ke posisi keempat. Sementara itu, duet India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, ikut bergeser ke peringkat kelima dunia.
Perubahan komposisi lima besar ini menunjukkan bahwa persaingan di sektor ganda putra semakin kompetitif. Setiap hasil pertandingan pada turnamen level tinggi memiliki pengaruh besar terhadap perolehan poin dan posisi dalam ranking dunia.
Sabar/Reza Turun Satu Tingkat Setelah China Open
Sementara itu, pasangan Indonesia lainnya, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani, mengalami sedikit penurunan dalam daftar peringkat terbaru.
Langkah mereka di China Open 2026 harus terhenti pada babak 16 besar sehingga perolehan poin tidak cukup untuk mempertahankan posisi sebelumnya. Akibatnya, pasangan tersebut turun satu tingkat ke peringkat kesembilan dunia.
Meski mengalami penurunan, Sabar/Reza masih berada di jajaran 10 besar dunia. Posisi tersebut tetap menjadi modal penting untuk memperoleh unggulan dalam berbagai turnamen internasional berikutnya.

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri
Jonatan Christie Masuk Tiga Besar Dunia
Kabar positif juga datang dari sektor tunggal putra Indonesia. Jonatan Christie berhasil naik satu tingkat dan kini menempati posisi ketiga dunia.
Peningkatan tersebut menunjukkan konsistensi penampilan Jonatan sepanjang musim kompetisi. Dengan total 89.231 poin, ia semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain elite dunia sekaligus menjadi andalan Indonesia di nomor tunggal putra.
Di sisi lain, Alwi Farhan masih mampu mempertahankan posisinya di peringkat ke-11 dunia. Stabilnya peringkat tersebut memperlihatkan bahwa pemain muda Indonesia tersebut terus menjaga performa di berbagai turnamen internasional.
Selain itu, Moh. Zaki Ubaidillah juga mencatat perkembangan positif. Pebulu tangkis muda tersebut berhasil naik satu peringkat dari posisi ke-26 menjadi peringkat ke-25 dunia. Kenaikan ini menjadi sinyal bahwa regenerasi tunggal putra Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang menjanjikan.
Putri KW Tetap Stabil, Ganda Putri Alami Perubahan
Pada sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani belum mengalami perubahan posisi. Ia tetap bertahan di peringkat keenam dunia, sekaligus menjaga peluang untuk terus bersaing di jajaran elite bulu tangkis internasional.
Sementara itu, perubahan terjadi pada sektor ganda putri Indonesia. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum berhasil mencatat kenaikan dua tingkat sehingga kini menduduki peringkat ke-12 dunia.
Sebaliknya, pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari harus turun satu posisi menjadi peringkat ke-13. Selisih poin yang relatif tipis membuat persaingan antarpasangan di sektor ini diperkirakan masih akan terus berubah pada pembaruan ranking berikutnya.
Ganda Campuran Indonesia Masih Berjuang Masuk 10 Besar
Di nomor ganda campuran, Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu belum berhasil menembus jajaran 10 besar dunia.
Dalam pembaruan ranking terbaru, pasangan tersebut turun dua peringkat dari posisi ke-11 menjadi peringkat ke-13 dunia. Meskipun demikian, peluang mereka untuk kembali naik masih terbuka lebar apabila mampu meraih hasil positif pada turnamen-turnamen mendatang.
Secara keseluruhan, pembaruan ranking BWF pekan ke-31 memperlihatkan bahwa Indonesia masih memiliki sejumlah wakil yang mampu bersaing di level tertinggi. Konsistensi Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang tetap bertahan sebagai pasangan ganda putra nomor dua dunia, ditambah peningkatan peringkat Jonatan Christie ke posisi tiga besar, menjadi sinyal positif bagi bulu tangkis Indonesia dalam menghadapi rangkaian turnamen internasional berikutnya.