Organisasi – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana melantik 347 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menempati jabatan pimpinan tinggi pratama, jabatan administrasi, dan jabatan fungsional di lingkungan Kementerian Pariwisata. Langkah ini memperkuat struktur organisasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik sektor pariwisata Indonesia. Pemerintah mendorong seluruh pejabat baru menjalankan tugas dengan tanggung jawab tinggi dan orientasi hasil yang jelas.
Widiyanti menegaskan bahwa negara menaruh kepercayaan besar kepada para ASN yang menerima amanah baru. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan publik menjadi dasar utama dalam setiap kebijakan dan tindakan aparatur negara. Ia juga menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam setiap proses kerja birokrasi.
Rotasi Jabatan Dorong Efisiensi Organisasi
Kementerian Pariwisata menata ulang sejumlah posisi strategis untuk memperkuat kinerja organisasi. Antonio Wasono Imam Prakoso kini memimpin Biro Umum dan Hukum setelah sebelumnya mengelola Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi. Penugasan baru ini membuka ruang peningkatan efektivitas tata kelola internal kementerian.
Nova Arisne kini mengelola Biro Data dan Sistem Informasi setelah sebelumnya menjabat Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Event). Perpindahan ini memperkuat transformasi digital di lingkungan kementerian dan meningkatkan akurasi pengelolaan data pariwisata nasional.
I Gusti Ayu Dewi Hendriyani mengemban tugas sebagai Sekretaris Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan setelah sebelumnya mengelola Asisten Deputi Manajemen Strategis. Penugasan ini memperkuat koordinasi kebijakan kelembagaan yang mendukung pengembangan sektor pariwisata.
Indri Wahyu Susanti kini memimpin Asisten Deputi Manajemen Strategis setelah sebelumnya mengelola Biro Komunikasi. Perubahan posisi ini memperkuat strategi komunikasi kebijakan pariwisata kepada publik dan pemangku kepentingan.
Penguatan Peran Deputi dan Transformasi Kebijakan
Fransiskus Handoko kini memimpin Sekretaris Deputi Bidang Industri dan Investasi setelah sebelumnya menjabat Asisten Deputi Strategi Event. Penempatan ini memperkuat arah pengembangan investasi pariwisata yang berkelanjutan dan kompetitif.
Ari Prasetyo menjalankan tugas sebagai Asisten Deputi Manajemen Investasi setelah sebelumnya mengelola Sekretaris Deputi Bidang Industri dan Investasi. Ia memfokuskan kerja pada penguatan ekosistem investasi sektor pariwisata nasional.
Indera Dewantho kini mengelola Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara III setelah sebelumnya memimpin Biro Data dan Sistem Informasi. Penugasan ini memperkuat strategi promosi Indonesia di pasar internasional.
Titik Lestari memimpin Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Event) setelah sebelumnya mengelola Sekretaris Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan. Peran ini memperkuat pengembangan event nasional sebagai daya tarik wisata.
Raden Wisnu Sindhutrisno kini mengelola Asisten Deputi Strategi Event setelah sebelumnya menjalankan tugas pada Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara III. Ia memperkuat strategi penyelenggaraan event yang mendukung peningkatan kunjungan wisata.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat menghadiri prosesi sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekaligus melantik pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrasi, dan pejabat fungsional Kementerian Pariwisata di Balairung Soesilo Soedarman, Jakarta, Senin (22/6).
ASN Baru Dorong Inovasi dan Kinerja Publik
Widiyanti meminta seluruh ASN yang menerima jabatan baru untuk menghadirkan inovasi nyata dalam pelayanan publik. Ia menekankan pentingnya kerja cepat, tepat, dan adaptif dalam menghadapi perubahan industri pariwisata global. Ia juga mengajak seluruh aparatur memperkuat kolaborasi lintas unit kerja agar kebijakan berjalan efektif.
Kementerian Pariwisata mendorong ASN untuk tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga menciptakan solusi atas berbagai tantangan sektor pariwisata. Pemerintah menargetkan peningkatan kualitas layanan yang langsung berdampak pada masyarakat dan pelaku industri pariwisata.
Capaian Devisa Pariwisata Tertinggi dalam Sejarah
Kementerian Pariwisata mencatat peningkatan signifikan pada sektor pariwisata Indonesia selama dua tahun terakhir. Pada 2025, Indonesia meraih capaian devisa tertinggi sepanjang sejarah sektor pariwisata nasional. Peningkatan ini muncul dari pertumbuhan wisatawan mancanegara dan penguatan wisata domestik.
Pergerakan wisatawan nusantara juga menunjukkan tren positif. Masyarakat Indonesia semakin aktif melakukan perjalanan di dalam negeri, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat sektor usaha lokal.
Indonesia Naik Peringkat Global Travel Index 2026
Indonesia berhasil meraih posisi kedua dunia dalam Global Travel Index (GTI) 2026 di Singapura. Pemerintah mencatat kenaikan tiga peringkat dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan skor juga mencapai tiga poin dan menandai pencapaian tertinggi Indonesia dalam sejarah partisipasi pada indeks tersebut.
Pencapaian ini memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata global yang kompetitif. Pemerintah mendorong seluruh pemangku kepentingan menjaga momentum ini melalui peningkatan kualitas layanan, infrastruktur, dan promosi pariwisata.
Komitmen Menuju Pariwisata Berkelanjutan
Kementerian Pariwisata menargetkan pembangunan sektor pariwisata yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing tinggi. Widiyanti menekankan bahwa setiap ASN harus menjadikan jabatan sebagai ruang pengabdian yang menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
Pemerintah terus memperkuat kolaborasi antara pusat dan daerah untuk mengembangkan destinasi wisata unggulan. Kementerian juga mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam promosi dan pengelolaan destinasi wisata.
Melalui pelantikan 347 ASN ini, Kementerian Pariwisata memperkuat fondasi kelembagaan dan mempercepat transformasi birokrasi. Langkah ini mendukung visi besar Indonesia untuk menjadi salah satu pusat pariwisata unggulan dunia yang berkelanjutan dan kompetitif.